Senin, 10 Juni 2013

Permintaan Dan Penawaran

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

    Dalam sebuah perdagangan sangat di butuhkan suatu permintaan dan juga penawaran, ke 2 hal tersebut adahal hal yg paling intim dalam sebuah perdagangan. Permintaan adalah sejumlah barang yang dibeli atau diminta pada suatu harga dan waktu tertentu. Sedangkan pengertian penawaran adalah sejumlah barang yang dijual atau ditawarkan pada suatu harga dan waktu tertentu dan Penawaran adalah banyaknya barang atau jasa yang tersedia dan dapat ditawarkan oleh produsen kepada konsumen pada setiap tingkat harga selama periode waktu tertentu.Dari sini kita sudah melihat bahwa Permintaan dan Penawaran memiliki hubungan yang erat satu sama lain  untuk mendukung Perdagangan.  

  Jadi suatu permintaan dan suatu penawaran itu adalah hal yang paling penting dalam sebuah perdagangan. tanpa ada nya ke dua hal tersebut tidak akan terjadi sebuah perdagangan.

B. Masalah

   Permasalahannya adalah bagaimana ke dua hal ini (permintaan dan penawaran) bisa balance/se imbang dalam sebuah perdangan? atau tidak berat sebelah.

BAB II

PEMBAHASAN

   Permintaan adalah sejumlah barang yang dibeli atau diminta pada suatu harga dan waktu tertentu. Sedangkan pengertian penawaran adalah sejumlah barang yang dijual atau ditawarkan pada suatu harga dan waktu tertentu

   Penawaran adalah banyaknya barang atau jasa yang tersedia dan dapat ditawarkan oleh produsen kepada konsumen pada setiap tingkat harga selama periode waktu tertentu

Hukum Permintaan dan Hukum Penawaran :

  
   Jika semua asumsi diabaikan (ceteris paribus) : Jika harga semakin murah maka permintaan atau pembeli akan semakin banyak dan sebaliknya. Jika harga semakin rendah/murah maka penawaran akan semakin sedikit dan sebaliknya.
Semua terjadi karena semua ingin mencari kepuasan (keuntungan) sebesar-besarnya dari harga yang ada. Apabila harga terlalu tinggi maka pembeli mungkin akan membeli sedikit karena uang yang dimiliki terbatas, namun bagi penjual dengan tingginya harga ia akan mencoba memperbanyak barang yang dijual atau diproduksi agar keuntungan yang didapat semakin besar. Harga yang tinggi juga bisa menyebabkan konsumen/pembeli akan mencari produk lain sebagai pengganti barang yang harganya mahal.

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Permintaan (Demand) :

1. Perilaku konsumen / selera konsumen
Saat ini handphone blackberry sedang trend dan banyak yang beli, tetapi beberapa tahun mendatang mungkin blackberry sudah dianggap kuno.

2. Ketersediaan dan harga barang sejenis pengganti dan pelengkap
Jika roti tawar tidak ada atau harganya sangat mahal maka meises, selai dan margarin akan turun permintaannya.

3. Pendapatan/penghasilan konsumen
Orang yang punya gaji dan tunjangan besar dia dapat membeli banyak barang yang dia inginkan, tetapi jika pendapatannya rendah maka seseorang mungkin akan mengirit pemakaian barang yang dibelinya agar jarang beli.

4. Perkiraan harga di masa depan
Barang yang harganya diperkirakan akan naik, maka orang akan menimbun atau membeli ketika harganya masih rendah misalnya seperti bbm/bensin.

5. Banyaknya/intensitas kebutuhan konsumen
Ketika flu burung dan flu babi sedang menggila, produk masker pelindung akan sangat laris. Pada bulan puasa (ramadhan) permintaan belewah, timun suri, cincau, sirup, es batu, kurma, dan lain sebagainya akan sangat tinggi dibandingkan bulan lainnya.

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Penawaran : 

1. Harga barang pengganti Apabila harga barang pengganti meningkat maka penjual akan meningkatkan jumlah barang yang ditawarkan. Penjual berharap, konsumen akan beralih dari barang pengganti ke barang lain yang ditawarkan, karena harganya lebih rendah. 
 
2. Harga barang itu sendiri Apabila harga barang yang ditawarkan mengalami kenaikan, maka jumlah barang yang ditawarkan juga akan meningkat. Sebaliknya jika barang yang ditawarkan turun jumlah barang yang ditawarKemajuan teknologi
 
3. Kemajuan teknologi sangat berpengaruh terhadap besar kecilnya barang yang ditawarkan. Adanya teknologi yang lebih modern akan memudahkan produsen dalam menghasilkan barang dan jasa. Selain itu dengan menggunakan mesin-mesin modern akan menurunkan biaya produksi dan akan memudahkan produsen untuk menjual barang dengan jumlah yang banyak. kan penjual juga akan turun.
 
4. Pajak yang merupakan ketetapan pemerintah terhadap suatu produk sangat berpengaruh terhadap tinggi rendahnya harga. Jika suatu barang tersebut menjadi tinggi, akibatnya permintaan akan berkurang, sehingga penawaran juga akan berkurang.
 
5. Perkiraan harga di masa depan Perkiraan harga di masa datang sangat memengaruhi besar kecilnya jumlah penawaran. Jika perusahaan memperkirakan harga barang dan jasa naik, sedangkan penghasilan masyarakat tetap, maka perusahaan akan menurunkan jumlah barang dan jasa yang ditawarkan. Misalnya pada saat krisis ekonomi, harga-harga barang dan jasa naik, sementara penghasilan relatif tetap. Akibatnya perusahaan akan mengurangi jumlah produksi barang dan jasa, karena takut tidak laku.
  
     Di antara faktor-faktor di atas, harga barang dianggap sebagai faktor terpenting dan sering dijadikan acuan untuk melakukan analisis penawaran. Harga berbanding lurus dengan jumlah penawaran. Jika harga tinggi, maka produsen akan berlomba-lomba menjajakan barangnya sehingga penawaran meningkat. Sementara itu, jika harga turun, maka produsen akan menunda penjualan atau menyimpan produknya di gudang sehingga jumlah penawaran akan berkurang.
 
Contoh Kasus permintaan dan penawaran pada keseimbangan pasar :
Contoh. Kasus Pasar Mobil  Sedan
Permintaan : Qd = 200 – 10P
Penawaran : Qs = -40 + 5P
Di mana: Qd, Qs = ribu unit per tahun
           P  = puluh juta rupiah per unit
Keseimbangan pasar:
Qd = Qs
200 – 10P = -40 + 5P
240            = 15P
P                = 16
Qd             = 200 – 10 (16) = 40
   Qs  = -40 + 5 (16) = 40 

1. Keseimbangan terjadi pada saat harga mobil Rp 160 jt/unit. Saat itu jumlah permintaan sama dengan jumlah penawaran, yaitu 40.000 unit/tahun.

2. Jika harga mobil ditetapkan Rp 150 jt/unit (di bawah harga keseimbangan), maka akan terjadi kelebihan permintaan sebanyak 15.000 unit mobil/tahun.

3. Jika harha mobil ditetapkan Rp 170 jt/unit (di atas harga keseimbangan), terjadi kelebihan penawaran sebayak 15.000 unit mobil/tahun
 
BAB III
PENUTUP
 
A .Kesimpulan 
   Dari semua yang kita bahas di atas dapat kita simpulan bahwa penawaran dan permintaan itu memiliki bermacam macam faktor yg berbeda tetapi mereka saling mengisi satu sama lain jadi tanpa ada nya balance/keseimbangan dari ke dua hal tersebut pasar perdagangan tidak akan menjadi baik ato menjadi rumit. Dan pernawaran dan  permintaan benar benar dibutuhkan dalam harga pasar. Dalam factor – factor penawaran dan permintaan memiliki banyak kesamaan, hal ini sudah membuktikan bahwa pernawaran dan permintaan harus saling berkait satu sama lain.
 
B. Saran
    Saran nya adalah agar setiap orang yang beegelut dalam dunia perdagangan baik mereka produsen atau pun konsumen kedua pihak tersebut harus tetap menjaga agar penawaran dan pembelian tetap sei imbang tidak berat sebelah karena dengan ada nya keseimbangan tersebut maha dunia perdagangan akan terus berjalan dengan baik. 
 
 
 
 




 

Tujuan Pokok Ekonomi

1. Masalah Stabilitas

Stabilitas perekonomian adalah prasyarat dasar untuk tercapainya peningkatan kesejahteraan rakyat melalui pertumbuhan yang tinggi dan peningkatan kualitas pertumbuhan. Stabilitas perekonomian sangat penting untuk memberikan kepastian berusaha bagi para pelaku ekonomi. Stabilitas ekonomi makro dicapai ketika hubungan variabel ekonomi makro yang utama berada dalam keseimbangan, misalnya antara permintaan domestik dengan keluaran nasional, neraca pembayaran, penerimaan dan pengeluaran fiskal, serta tabungan dan investasi. Hubungan tersebut tidak selalu harus dalam keseimbangan yang sangat tepat. Ketidakseimbangan fiskal dan neraca pembayaran misalnya tetap sejalan dengan stabilitas ekonomi asalkan dapat dibiayai secara berkesinambungan.

Perekonomian yang tidak stabil menimbulkan biaya yang tinggi bagi perekonomian dan masyarakat. Ketidakstabilan akan menyulitkan masyarakat, baik swasta maupun rumah tangga, untuk menyusun rencana ke depan, khususnya dalam jangka lebih panjang yang dibutuhkan bagi investasi. Tingkat investasi yang rendah akan menurunkan potensi pertumbuhan ekonomi panjang. Adanya fluktuasi yang tinggi dalam pertumbuhan keluaran produksi akan mengurangi tingkat keahlian tenaga kerja yang lama menganggur. Inflasi yang tinggi dan fluktuasi yang tinggi menimbulkan biaya yang sangat besar kepada masyarakat. Beban terberat akibat inflasi yang tinggi akan dirasakan oleh penduduk miskin yang mengalami penurunan daya beli. Inflasi yang berfluktuasi tinggi menyulitkan pembedaan pergerakan harga yang disebabkan oleh perubahan permintaan atau penawaran barang dan jasa dari kenaikan umum harga-harga yang disebabkan oleh permintaan yang berlebih. Akibatnya terjadi alokasi inefisiensi sumber daya.


2. Masalah Pertumbuhan Ekonomi

Pada pertumbuhan ekonomi pasti ada barang yang dihasilkan atau diciptakan, orang mampu berinovasi untuk itu, jadi konsumen tidak bosan dengan barang yang seperti itu saja.
Zero recruit “ Menempatkan orang yang ingin berkerja ditempat pekerjaan lama yang ditinggalkan dengan cara pension, sakit dan meninggal “
Masalah pertumbuhan ekonomi, dalam hal menarik konsumen para produsen harus menghasilkan atau menciptakan barang yang berbeda atau berinovasi jadi membuat konsumen tidak bosan dengan barang yang seperti itu saja atau monoton. Sehingga membuat pertumbuhan ekonomi yang maju.

3. Masalah Pemerataan Ekonomi

Pemerataan ekonomi di Indonesia sangat sulit karena banyak orang yang bekerja dipusat, misalnya Jakarta. Oleh karena itu jangan terlalu terpaku dipusat saja karena jika terpusat maka yang didaerah akan menghilang.
Contohnya :
Banyak orang daerah yang bekerja atau menjual berbagai macam dijakarta atau kota sehingga banyak saja menghilangkan penjual yang ada didaerah, karena sebagian besar orang daerah berfikir akan banyak mendapatkan untung dijakarta atau kota.

4. Harga

Harga merupakan keputusan untuk kita menentukan sesuatu barang yang kita beli. Contohnya : semakin tinggi merk suatu barang, semakin mahal harga itu dan kualitas nya.


5. Hukum Permintaan


Permintaan adalah jumlah barang yang diminta pada jumlah tertentu. Bila orang menawarkan harga mahal maka permintaan akan 0 dan jika penawaran harga murah atau free maka permintaan akan membeludak atau banyak. Sedangkan penawaran, jika harganya murah makan harga yang ditawarkan tidak ada dan jika ditawarkan harga mahal maka banyak peminatnya.


Hubungan Produksi dan Konsumen
Produksi dan Konsumen sudah tentu harus saling berhubungan. Semua konsumen adalah pembeli barang yang akan diproduksi.
Hubungan antara produksi dan konsumen akan seperti ini : 
Konsumen = C
Produsen = Y ( Pendapatan Nasional )
Maka Y = C
Pendapatan Nasional = Konsumen Nasional

Jumat, 10 Mei 2013

Menjual Baju-Baju Bola



MENJUAL BERBAGAI MACAM BAJU BOLA





Menjual berbagai macem baju baju bola dengan harga yg ber variasi

DAFTAR HARGA :

No 1-5 = Rp 120.000
No 6-10 =Rp 150.000


No 11- 18 Memakai bahan  import dari luar negri, bahan ini akan lebih nyaman ketika di pakai., untuk yg ini kami beri harga Rp 200.000




No 22- 23 Baju ini adalah baju asli/original, untuk yg ini kamu beri harga Rp 500.000.

Terdapat semua jenis club sepak bola dan juga negara. jika memesan, akan di kirimkan paling lama 7 hari dari hari pemesanan tersebut. 

Jika membeli 5 baju sekaligus akan mendapatkan salah satu bonus baju seperti gambar 24 dan 25 di bawah ini



jika anda berminat silahkan hubungi saya ke No 085627481247 Ato bisa juga ada pin BB saya 22003DBS. dan bisa juga lewat email saya Dillonreigura@yahoo.com

CARA PEMESANAN :

1. Pilih baju yang gan suka dan minat untuk dibeli
2. Silahan sms kepada saya dengan format : Nama dan nomor baju yang dipilih ( setiap baju ada kode nomornya , silahkan sms nomor di baju tersebut ! )
3. Setelah sudah mohon mengunggu sms balasan dari saya ( mohon pengertian na karena saya juga bekerja jadi saya hanya bisa melihat handfone sesekali saja , namun lebih baik jika sms di sore hari ataupun di malam hari.
 4. SEMUA SMS YG MASUK PASTI AKAN DIBALAS SEMUA.. Jika tidak dibalas lebih dari sehari, agan bisa send lagi kepada saya
5. Khusus di hari kerja apalagi pagi dan siang, lebih baik sms saja tetapi jika sudah malam agan bisa telefon

 


Selasa, 30 April 2013

Masalah Ekonomi

RESUME MASALAH EKONOMI

1.       MASALAH EKONOMI

Masalah ekonomi tidak pernah berakhir. Jika masalah 1 selesai, maka masalah lain akan muncul lagi. Kita tidak hanya mengurusi masalah ekonomi untuk diri kita sendiri, tapi masalah ekonomi untuk orang lain ataupun untuk Negara bahkan untuk Dunia. Ada pun filsafah yang membahas masalah kemiskinan yaitu Adam Smith. Beliau membahas masalah ekonomi pada saat “Keterbelakangan 31 Desember “. Beliau pun menjabarkannya :
1.       Kurangnya pendidikan
2.       Sempitnya lapangan kerja
3.       Angka lahir lebih tinggi
4.       Penghasilan rendah

1.         Pokok Masalah Ekonomi Klasik

Pokok maslaah ekonomi klaskik merupakan bahasan teori ekonomi klasik. Teori ini berdasarkan pemikiran Adam smith, David Ricardo, dan Jhon Stuart Mill yang mendominasi pemikiran ekonomi sampai tahun 1870-an. Teori ekonomi klasik melihat pentingnya  masalah ekonomi sebagai kesatuan dari proses produksi, distribusi, dan konsumsi untuk kesejahteraan (kemakmuran), dalam hal ini amat menekankan kekuatan pasar sehingga menolak campur tangan pemerintah dalam kegiatan ekonomi.

Maslah ekonomi klasik adalah ekonomi yang dilihat dari sudut pandang sederhana. Pada dasarrnya pemikiran ini bertujuan pada satu hal, yaitu kemakmuran. Pemecahan masalah ini adalah dengan melakukan apapun yang dianggap perlu agar kemakmuran dpat dicapai. Yang disebut sebagai kemakmuran adalah situasi dimana semua barang dan jasa yang dibutuhkan manusia telah tersedia. Apabila dirincikan masalah ekonomi klasik dilihat dari segi produksi, distibusi, dan konsumsi

a.       Masalah Produksi
Permasalahan produksi adalah permasalahan bagaimana memproduksi semua benda (barang dan jasa) yang dibutuhkan masyarakat banyak.

b.      Masalah distribusi 
Maslah distribusi terletak pada bagamana supaya benda-benda pemuas kebutuhan bisa sampai ke tangan konsusmen yang membutuhkannya. Seperti yang telah diketahui , barang dan jasa yang tidak sampai ke tangan konsumen yang tepat, tidak ada nilai gunanya, dan tidak dpaat memuasakan kebutuhan.

c.       Masalah Konsumsi
Maslaah konsumsi menyangkut  masalah apakah benda pemuas kebutuahn yang diproduksi memang benda  yang dapat dimiliki oleh konsumen. Barang  yang diproduksi haruslah barang yang tepat, yaitu barang yang memang dibutuhkan, diinginkan, dan mampu dibeli oleh konsumen.

2.         Pokok Masalah Ekonomi Modern
Pokok permaslaaan ekonomi modern terangkum dalam dua kata kunci, kelangkaan dan pilihan. Yang pertama menjadi penyebab yang kedua sehingga muncul empat pertanyaan mendasar tentang what, how, who, dan for whom tersebut. Walaupun setiap masyarakat menghadapi pertanyaan yang sama, namun cara mengatasinya berbeda. Perbedaan cara ini lah yang melahirkan sejumlah sistem ekonomi.

Kita dapat mendefinisikan empat maslaah fundamental perekonomian yang dihadapi setiap masyarakat di era modern.

a.       Apa (What)
Barang dan jasa apa saja yang akan  diproduksi dan dalam jumlah bera, harus ditentukan. Dari sekian banyak barang dan jasa, manakah yang harus dipilih untuk diproduksi!. Keputusan produksi tidak lagi hanya bertujuan untuk memenuhi kebutuhan, namun juga untuk menghasilkan keuntungan maksimum.

b.      Bagaimana (How)
Dengan cara bagamana proses produksi akan dilakukan? Apakah akan mendatangkankeuntungan yang besar? Apabila terdapat barang modal berupa bangunan apakah akan dijadikan kantor atau gudang? Bila  terdapat sebidang tanah apakah akan digunakan? Ditanami padi, jagung, atau tebu?.

Pertanyaan-pertanyaan seperti itu harus dijawab dengan bijaksana. Salah melakukan produksi akan berakibat pada kerugiaa, Kelebihan atau kekurangan produksi juga dapat menimbulkan kerugian, karena aktivitas produksi membutuhkan biaya.

Dengan cara bagaimana (who) proses produksi akan dilakukan? Maksudnya adalah siapa yang akan melaksanakan, menggunakan sumber daya  apa saaja, dengan teknologi apa barang-barang tersebut dihasilkan, dan seberapa besar skala produksinya. Hai ini dibutuhkan dalam  rangka penyesuaian perkembangan zaman. Beberapa faktor yang terlibat dalam pengambilan keputusan ini yaitu:

-          Pilihan kombinasi sumber daya yang digunakan

-          Perencanaan proses produksi untuk mendapatkan keuntungan

-          Penentuan teknologi yang digunakan

-          Pertimbangan faktor eksternal: harga, perekonomian, suku bunga, biaya produksi, inflasi, valuta asing dan lain-lain.

c.       Siapa pelalu Produksi (Who)

Di zaman modern,  banyak pihak yang bisa melakukan produksi seperti, pemerintah, swasta, atau koperasi. Inilah salah satu modernisasi, yaitu spesialisasi. Spesialisasi berarti setiap pihak memiliki keterampilan dan keahlian khusus  yang tidak dimiliki pihak lain.

Pertimbangan mengenai pelaku produksi merupakan hal yang penting  karena setiap pihak memiliki kelebihan untuk memproduksi lebih baik.

d.      Untuk siapa (For Whom) Untuk siapa (for whom) barang di produksi apakah untuk segmen pasar tertentu, atau  masyarakat umu!.


Ada pun cara menyelesaikan masalah kemiskinan :
-          Perlu adanya pembangunan
     + Kurangnya prasana – sarana
     + Sektor moneter yang belum maju
     + Kurangnya pendidikan
     + Tabungan rendah
-          Padatnya penduduk
-          Pengganguran
-          Inflasi
-          Kegagalan pasar
-          Pemerataan

Selasa, 26 Maret 2013

Ruang LIngkup Ekonomi

Ruang Lingkup Ekonomi 

 

Berikut adalah SAP dan sub pokok bahasan dari materi Ruang Lingkup Ekonomi yang akan saya bahas dalam blog saya :

Menurut saya Ekonomi adalah hal yang sangat penting dan paling berpengaruh dalam kehidupan, seluruh organisasi yang terstuktur ataupun tidak pasti akan menemui masalah ekonomi, bahkan satu individu pun akan mengalaminya. Ekonomi sangat vital bagi kota besar dan sibuk seperti Jakarta dan beberapa kota besar lainnya, daerah yang sibuk dan dipenuhi dengan aktifitas bisnis menjadi salah satu ruang lingkup Ekonomi. Karena Ekonomi merupakan hal yang penting dan vital maka pemberian pemahaman ekonomi bagi individu diberikan sejak sangat dini, karna permasalahn ekonomi akan ditemui dikehidupan sehari-hari. Untuk mengingatkan pengertian dari Ekonomi saya menyertakan beberapa definisi dari para ahli, Berikut ini adalah pengertian dan definisi ekonomi menurut beberapa ahli:

# ADAM SMITH
Ekonomi ialah penyelidikan tentang keadaan dan sebab adanya kekayaan negara

MILL J. S
Ekonomi ialah sains praktikal tentang pengeluaran dan penagihan

ABRAHAM MASLOW
Ekonomi adalah salah satu bidang pengkajian yang mencoba menyelesaikan masalah keperluan asas kehidupan manusia melalui penggemblengan segala sumber ekonomi yang ada dengan berasaskan prinsip serta teori tertentu dalam suatu sistem ekonomi yang dianggap efektif dan efisien
.

Masalah Pokok Perekonomian: Kekurangan 

Masalah kelangkaan 
Masalah kelangkaan atau kekurangan berlaku sebagai akibat dari ketidakseimbangan antara kebutuhan masyarakat faktor-faktor produksi yang tersedia dalam masyarakat. Faktor-faktor produksi yang dapat digunakan untuk menghasilkan barang-barang tersebut adalah relatif terbatas. Oleh karenanya masyarakat tidak dapat memperoleh dan menikmati semua barangyang mereka butuhkan atau inginkan. Mereka perlu membuat dan menentukan pilihan.

Kebutuhan Masyarakat 
Yang dimaksudkan dengan kebutuhan masyarakat adalah keinginan masyarakat untuk mengkonsumsi barang dan jasa. Sebagian barang dan jasa ini diimportdari luar negeri. Tetapi kebanyakan diproduksikan di dalam negeri. Keinginan untuk memperoleh barang dan jasa dapat dibedakan kepada dua bentuk: 
• Keinginan yang disertai oleh kemampuan untuk membeli. 
• Keinginan yang tidak disertai oleh kemampuan untuk membeli. 
• Keinginan yang disertai dengan kemampuan untuk membeli dinamakan permintaan efektif.



1. Macam-macam kebutuhan manusia

a. Kebutuhan menurut tingkatan atau intensitasnya

1) Kebutuhan primer /pokok
Kebutuhan primer adalah kebutuhan yang sangat mutlak harus dipenuhi, artinya apabila kebutuhan tersebut tidak terpenuhi, maka manusia akan mengalami kesulitan dalam kehidupannya
Contoh: sandang, pangan, papan, dan kesehatan

2) Kebutuhan sekunder / tambahan
Kebutuhan sekunder adalah kebutuhan kedua, artinya kebutuhan yang pemenuhannya setelah kebutuhan pokok terpenuhi
Contoh: lemari, sepeda, tempat tidur, dan meja kursi

3) Kebutuhan tersier / kemewahan
Kebutuhan tersier adalah kebutuhan yang dipenuhi setelah kebutuhan primer dan sekunder terpenuhi

b. Kebutuhan menurut waktunya

1) Kebutuhan sekarang
Kebutuhan sekarang adalah kebutuhan yang pemenuhannya tidak bisa ditunda-tunda lagi/kebutuhan yang harus segera dipenuhi
Contoh: makan, minum, tempat tinggal, dan obat-obatan

2) Kebutuhan yang akan datang/masa depan
Kebutuhan yang akan datang adalah kebutuhan yang pemenuhannya dapat ditunda, tetapi harus dipikirkan mulai sekarang.
Contoh: tabungan

3) Kebutuhan tidak tentu waktunya
Kebutuhan ini disebabkan sesuatu yang terjadi secara tiba-tiba / tidak disengaja yang sifatnya insidental
Contoh : konsultasi kesehatan

4) Kebutuhan sepanjang waktu
Kebutuhan sepanjang waktu adalah kebutuhan yang memerlukan waktu/lama

c. Kebutuhan menurut sifatnya

1) Kebutuhan jasmani
Kebutuhan jasmani adalah kebutuhan yang diperlukan untuk pemenuhan fisik/jasmani yang sifatnya kebendaan
Contoh: makanan, pakaian, olahraga, dan istirahat

2) Kebutuhan rohani
Kebutuhan rohani adalah kebutuhan yang diperlukan untuk pemenuhan jiwa atau rohani. Kebutuhan ini sifatnya relatif karena tergantung pada pribadi seseorang yang membutuhkan.
Contoh: beribadah, rekreasi, kesenian, dan hiburan

d. Kebutuhan menurut aspeknya

1) Kebutuhan individu
Kebutuhan individu adalah kebutuhan yang hanya diperlukan untuk memenuhi kebutuhan seorang saja
Contoh: kebutuhan petani waktu bekerja berbeda dengan kebutuhan seorang dokter

2) Kebutuhan sosial (kelompok)
Kebutuhan sosial adalah kebutuhan yang diperlukan untuk memenuhi kepentingan bersama kelompok.
Contoh: siskamling, gedung sekolah, rumah sakit, dan jembatan


Manusia sebagai makhluk sosial dan Makhluk ekonomi

Manusia sebagai makhluk sosial dan makhluk ekonomi pada dasarnya selalu menghadapi masalah ekonomi. Inti dari masalah ekonomi yang dihadapi manusia adalah kenyataan bahwa kebutuhan manusia jumlahnya tidak terbatas, sedangkan alat pemuas kebutuhan manusia jumlahnya terbatas. Beberapa faktor yang mempengaruhi sehingga jumlah kebutuhan seseorang berbeda dengan jumlah kebutuhan orang lain:

* Faktor Ekonomi
* Faktor Lingkungan Sosial Budaya
* Faktor Fisik
* Faktor Pendidikan


B. Tindakan , Motif , dan Prinsip Ekonomi

Tindakan ekonomi adalah setiap usaha manusia yang dilandasi oleh pilihan yang paling baik dan paling menguntungkan. misalnya: Ibu memasak dengan kayu bakar karena harga minyak tanah sangat mahal. Tindakan ekonomi terdiri atas dua aspek, yaitu :

* Tindakan ekonomi Rasional, setiap usaha manusia yang dilandasi oleh pilihan yang paling menguntungkan dan kenyataannya demikian.
* Tindakan ekonomi Irrasional, setiap usaha manusia yang dilandasi oleh pilihan yang paling menguntungkan namun kenyataannya tidak demikian.

Motif ekonomi adalah alasan ataupun tujuan seseorang sehingga seseorang itu melakukan tindakan ekonomi. Motif ekonomi terbagi dalam dua aspek:

* Motif Intrinsik, disebut sebagai suatu keinginan untuk melakukan tidakan ekonomi atas kemauan sendiri.
* Motif ekstrinsik, disebut sebagi suatu keinginan untuk melakukan tidakan ekonomi atas dorongan orang lain.

Macam Macam Sistem Perekonomian

1. Sistem Ekonomi Tradisional
Suatu sistem ekonomi yang masih menggunakan faktor-faktor produksi dengan pola tradisional atau adat kebiasaan yang tergantung pada faktor alam. Mtoivasi kegiatan ekonominya, yaitu untuk memenuhi kebutuhan bersama.

2. Sistem Ekonomi Pasar
Sistem ekonomi pasar adalah suatu sisten ekonomi yang sebagian besar barang-barang kapital baik yang buatan manusia maupun buatan alam yang dimiliki swasta. Proses produksi, distribusi, dan konsumsinya dilaksanakan dalam rangka mencari laba yang sebesar-besarnya oleh pemilik.

3. Sistem Ekonomi Terpusat
Suatu sistem ekonomi yang seluruh kebijakan perekonomiannya ditentukan oleh pemerintah. Motivasi kegiatan ekonomi nya adalah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat secara keseluruhan dan untuk kemakmuran negara.

4. Sistem Ekonomi Campuran
Sistem ekonomi hasil dari perpaduan dari sistem ekonmi pasar dengan sistem ekonomi terpusat sehingga kelemahan-kelemahan yang ada pada kedua sistem tersebut dapat diatasi. Pada sistem ekonomi ini ada kebebasan bagi perseorangan dan swasta untuk ikut dalam kegiatan ekonomi.

5. Sistem Ekonomi Indonesia
Sistem ekoomi Indonesia dikenal sebagai Demokrasi Ekonomi adalah Sistem Ekonomi yang dijalankan oleh Indonesia. Pda sistem ini, kegiatan produksi dilakukan oleh semua, untuk semua, dan dibawah pimpinan atau kepemilikan oleh anggota-anggota masyarakat. Motivasi kegiatan ekonominya dalah untuk kemakmuran masyarakat dengan memenuhi kebutuhannya dan mengembangkan keselarasan, keserasian serta keseimbangan antara kepentingan individu dan kepentingan masyarakat.
Faktor-faktor yang mempengaruhi terbentuknya sistem ekonomi Indonesia adalah sebagai berikut:
Faktor intern (Lembaga ekonomi, Sumber daya ekonomi, Faktor produksi yang dimiliki, Ligkungan ekonomi, Organisasi dan manajemen)
Sedangkan Faktor Ekstern (Falsafah Pancasila, Landasan Konstitusional UUD 1945, GBHN, Keadaan kondisi politik, Kepastian hokum, Masyarakat dalam arti luas ,Pemerintah )

Begitulah masalah perekonomian sangat penting dan erat kaitannya dalam kehidupan sehari-hari. Semoga apa yang saya tulisan di blog hari ini dapat bermanfaat bagi teman-teman yang membutuhkan informasi tentang materi ekonomi.


 
sumber :
http://carapedia.com/pengertian_definisi_ekonomi_menurut_para_ahli_info501.html
http://uzi-online.blogspot.com/2011/03/metodologi-ekonomi.html